Walikota Vicky Lumentut Lakukan Fogging di Pekuburan dan Sekolah Guna Cegah Penyakit DBD

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Walikota Manado G.S Vicky Lumentut didampingi assisten III Pemkot Manado Frans Mawitjere, Kadis Kesehatan dr.Marini Kapojos, Camat Wanea Mario Karundeng melakukan Fogging di Perkuburan Umum Teling, Kamis 03/ 01 pagi tadi, guna memberantas nyamuk Demam Berdarah.

Daily Manado.com – Program kinerja Pemerintah kota Manado melalui Dinas Kesehatan dalam memasuki awal tahun 2019, mengambil langkah antisipatif untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah dengan melakukan fogging.

Foggingini dimulai di beberapa lokasi dalam hal ini pekuburan yang ada di Kota Manado, Kamis 03/01 pagi tadi.

Walikota Manado G.S Vicky Lumentut memimpin pelaksanaan fogging yang dilakukan di pekuburan kelurahan Teling Atas, kecamatan Wanea.    Walikota Manado mengatakan, kegiatan ini sebagai tindaklanjut dan langkah untuk mencegah perkembangan penyakit demam berdarah yang pada akhir tahun 2018 lalu sempat terjadi di beberapa wilayah di kota Manado.

Dan Walikota menargetkan semua pekuburan dan sekolah di Kota Manado akan dilakukan fogging.
“Target pertama kami di semua pekuburan di Kota Manado. Karena di Desember kemarin, banyak warga yang membawa bunga ke pekuburan dan mungkin ada wadah yang nantinya akan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. Untuk itu kita lakukan fogging. Kedua kita akan melakukan fogging di sekolah-sekolah. Mengingat pada tanggal 07 Januari nanti anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi kita harapkan saat mereka masuk sekolah sudah tidak ada lagi ancaman nyamuk demam berdarah,” ungkap Walikota dua periode tersebut.


Dia melanjutkan fogging juga akan dilakukan di wikayah-wilayah yang ditemukan terjadi kasus penyakit demam berdarah. Dalam pelaksanaan fogging pertama ini, Walikota didampingi Asisten 3 Pemkot manado Frans Mawitjere, Kepala Dinas Kesehatan dr Marini Kapojos, Camat Wanea Mario Karundeng, Lurah Teling Atas, Maikel Handoyo. (Stand-lee)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *