Ombudsman Lakukan Dua Kali Penilaian di Pemkot Tomohon

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Tomohon – Sesuai wewenang, tugas, dan fungsi, serta peran Ombudsman Republik Indonesia, maka Ombudsman RI berkomitmen untuk bekerja secara maksimal mendorong pemerintah agar selalu hadir dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya, memperkuat dan membangun transparansi dan akuntabiltas kinerja pemerintah, serta pengawasan terhadap aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik yang diberikan sebagai hak yang harus dipenuhi kepada masyarakat.

Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan tersebut, maka sejak Tahun 2013 lalu, Ombudsman Republik Indonesia melaksanakan penilaian dan pemeriksaan tingkat kepatuhan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terhadap standar pelayanan publik.

Seperti halnya pada Pemerintahan Kota Tomohon, penyampaian hasil penilaian kepatuhan tentang standar pelayanan publik sesuai UU No 25 Tahun 2019 tentang pelayanan publik bagi Pemerintah Kota Tomohon Tahun 2019 sudah dimulai.

Kepala Ombudsman Perwakilan Sulawesi Utara Helda.R.Tirajoh,SH. MH menjelaskan bahwa kaitan nilai kepatuhan tentang standar pelayanan publik Pemkot Tomohon berada pada zona kuning yakni tingkat kepatuhannya sedang dengan nilai 69,22.

Lebih lanjut dikatakan Tirajoh, Zona ini masih sama dengan hasil penilaian tahun lalu, penilaianya tentu secara menyeluruh atau semua Perangkat Daerah.

“Untuk diketahui penilaian ini baru diberlakukan dua kali di pemerintah Kota Tomohon, dan untuk penilaian dari pihak kami waktu penilaiannya tidak diketahui oleh pihak Pemkot, jadi penilaian hasil kepatuhannya memang benar-benar sesuai dengan apa yang ada,” terangnya.

Dijelaskannya pula tahun ini tidak hanya beberapa Pemerintah Daerah yang akan dilakukan penilaian tetapi semua Kementerian dan Lembaga.

Kategori penilaian Pemerintah Daerah yakni nilai 0 – 50 tingkat kepatuhan rendah zona merah, nilai 51 – 80 tingkat kepatuhan sedang zona kuning, nilai 81 – 100 tingkat kepatuhan tinggi zona hijau.

Sementara itu Walikota Tomohon Jimmy F.Eman SE.Ak.CA bersama
Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan mengungkapkan hasil penilaian ini tentu pastinya patut disyukuri bersama, walaupun masih banyak hal yang harus dibenahi sehingga akan mendapat nilai kepatuhan yang lebih baik lagi.

Pemerintah Kota Tomohon pula, terus melakukan inovasi dan lompatan-lompatan yang terukur dan terarah dalam rangka peningkatan pelayanan publik kearah yang semakin baik sesuai dengan harapan masyarakat.

Melalui penyerahan kepatuhan standar pelayanan publik saat ini, kita dapat mengetahui capaian penyelenggaraan pelayanan Pemkot Tomohon kepada maayarakat, mengevaluasi dan meningkatkan hasil yang telah dicapai selama ini, sehingga akan terus menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat sehingga benar-benar mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.(Tya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *