Pasien PDP Meninggal, Hasil Rapid Test Non Reaktif

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Tomohon – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kota Tomohon yang meninggal kini menjadi tiga orang, Ini menyusul satu PDP asal Tomohon yang meninggal Selasa (14/4/2020) malam di RSUD Anugerah.

“PDP tersebut berjenis kelamin laki-laki berasal dari Kecamatan Tomohon Selatan berusia 76 tahun,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Yelly Potuh SS, Rabu (15/04/2020) dalam vidio rilis.

Lebih lanjut Potuh menjelaskan, PDP tersebut langsung dimakamkan Selasa (15/4/2020) pukul 01.00 Wita dini hari, dengan menggunakan protokol pemakaman jenazah Covid-19.

“Pasien tersebut masuk RSUD Tomohon pada tanggal 14 April 2020 sekitar pukul 03.45 dinihari. Dengan gejala batuk dan sesak nafas. Sehingga dari pihak RSUD Anugerah menetapkan status PDP dan memberikan penanganan sesuai protokol pasien covid-19,” ujar Potuh.

Pihak RSUD Anugerah sudah berusaha menangani pasien, tapi sekitar 19.40 malam pasien dinyatakan meninggal dunia.
“Upaya perawatan sudah dilakukan, namun pasien meninggal sekira 19.40 malam,” ujarnya, seraya mengatakan pasien tidak memiliki riwayat perjalanan.

Adapun hasil rapid test menunjukan hasil non reaktif, namun tetap bakal dilakukan swab test. “Sudah dilakukan pengambilan spesimen untuk swab test. Dan tentunya kami berharap hasil pemeriksaan juga negatif,” Tutup Yelly.(Tya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *