Pemkot Manado Siapkan Petugas Pemakaman dan Lahan Perkuburan Korban Covid-19

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Daily Manado.cm– Merespon sejumlah penolakan warga terkait pemakaman jenazah korban Covid-19 di beberapa daerah maupun di Manado, Walikota, DR. Ir. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, juga dalam kapasitas sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Manado, menegaskan, warga Manado dan masyarakat luas tidak perlu takut dan kuatir akan tertular.

Menurut Walikota, virus Covid-19 akan ikut mati saat jenazah sudah dikebumikan.
“Orang positif Covid-19, Setelah dimakamkan virus tersebut akan ikut mati. Jadi tidak ada istilah menyebar, itu tidak ada,” kata Walikota, Selasa (21/04).

Ditambahkannya, pemakaman yang dilakukan secara baik akan serta merta membunuh jaringan Covid-19 yang ada di tubuh jenazah.
Namun demikian, Walikota juga menyebutkan dalam protokoler perlakuan terhadap pasien meninggal akibat Covid-19 atau yang meninggal terindikasi namun belum dinyatakan positif para petugas harus menggunakan APD lengkap.
“Mulai pemandian jenazah, pemakamannya petugas harus menggunakan APD lengkap, tidak ada acara di keluarga, tapi langsung ke makam, seperti itu SOP-nya,” tambah Walikota. Seraya menegaskan bahwa Pemkot Manado telah menyiapkan petugas pemakaman jenasah yang dilatih khusus sesuai SOP Covid-19, termasuk Pemkot penyiapkan lahan pekuburan khusus covid-19, ujar Walikota G.S Vicky Lumentut.

(Stand Lee)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *