Meskipun Sudah di Jalankan Kehidupan Baru, Namun Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan Ibadan bersama yang diikuti seluruh ASN dan Tenaga Kontrak baik yang bekerja di kantor maupun yang bekerja dari rumah serta diikuti masyarakat melalui Live Streaming, yang.

Ibadah ini bertempat di Command Center Kota Tomohon, Selasa (30/06/20), dan Ibadah dipimpin oleh Khadim Gembala Sidang GSJA Agape Tomohon Pdt. Yans Karimba Pioh, S.Th.MA, untuk
Pembacaan Firman Tuhan, I Tawarikh 4 : 9-10.

Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Enos Pontororing, M.Si, dimana Pemerintah bersama gereja dan lembaga keagamaan terkait lainnya harus bersinergi dan mengikuti aturan yang ditetapkan, seperti bekerja bersama-sama untuk meringankan beban yang sementara dihadapi.

Pontororing menambahkan dengan wabah Covid-19 yang telah menjangkiti puluhan juta orang tanpa mengenal usia, suku, agama, ras, kaya, miskin, pejabat ataupun konglomerat, dan semua kegiatan masyarakat termasuk pelaksanaan ibadah bersama dilaksanakan melalui live streaming yang tentu tidak mengurangi makna dari ibadah kita yang sesungguhnya.

Lebih lanjut dikatakan Enos, Ibadah haruslah terus dilakukan dengan penuh ketekunan dan ketaatan kepada Tuhan yang Maha Esa yang senantiasa menuntun langkah kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian masing-masing.

Sementara itu, menyikapi pandemi ini harus dihadapi bersama-sama oleh seluruh komponen terkait dalam masyarakat untuk mencegah, memutus dan menanggulangi penyebaran virus ini serta menolong yang terpapar bersama keluarganya serta menanggulangi kesulitan akibat yang ditimbulkan seperti kekurangan pangan, kekuatiran, kehilangan pekerjaan dan stigma buruk serta dampak lainnya

Pemerintah pula mengingatkan, agar Protokol kesehatan wajib untuk dilaksanakan, terlebih di era kehidupan normal yang baru saat ini dijalani, semua yang telah dilakukan pemerintah, paramedis, relawan, lembaga kemanusiaan, lembaga keagamaan dan semua yang peduli dengan musibah ini patut dihargai, diantaranya yakni menjaga jarak fisik, membatasi berkumpulnya banyak orang, memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sambil terus melakukan gerakan menanam untuk ketahanan pangan, dengan harapan dapat menghambat perluasan pandemi ini.(Tya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *