MOR-HJP Kembali Di Serang Berita Hoax, HJP Bantah Pernyataan Ai Soal Survey

  • Whatsapp
KPU Tomohon

 

Calon Wakil Walikota Manado Hanny Joost Pajouw (HJP) saat bersama Harley Mangindaan di Sekretariat Relawan Brigade MOR-HJP 

 

Daily Manado com – Politik kebohongan atau hoax terus dimainkan lawan demi menggerus elektabiltas Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan dan Hanny Jost Pajouw (MOR-HJP) yang masih teratas hingga kini.

Terbukti, setelah sebelumnya ada pendukung pasangan calon (Paslon) lawan yang menyebut seluruh Program Pro Rakyat Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastiaan tak akan dilanjutkan oleh MOR-HJP ketika terpilih serta terungkapnya dugaan setingan terkait penurunan baliho MOR-HJP dan diganti baliho Paslon Julyeta Paula Amelia Runtuwene-Harley Mangindaan (PAHAM), kini giliran Calon Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan yang diduga menebar hoax.

Hal ini berawal ketika Ai menghadiri acara Deklarasi dan Pelantikan Brigade MOR-HJP di Pumorrow, Jumat (09/10/2020) meski pihak pelaksana mengaku tidak mengundang Ai mengingat kegiatan tersebut merupakan internal pendukung MOR-HJP.

Namun kedatangan Ai tetap diterima Relawan Brigade MOR-HJP sebagai bagian dari politik santun, sebagaimana yang selalu dimintakan oleh MOR-HJP kepada pendukungnya.

Namun anehnya, pasca kegiatan itu Ai ini mengaku ke pendukungnya kalau di acara itu HJP sempat menyampaikan kepadanya soal hasil survey bahwa elektabilitas PAHAM berada di atas MOR-HJP dan hal ini disampaikan ke wartawan lalu kemudian dipublis oleh media www.manadotempo.com.

Sontak, pernyataan Ai mengejutkan HJP. Kepada wartawan Senin (12/10) , HJP mengaku tidak pernah membicarakan soal survey dengan Ai.

“Saya dan Ai tidak pernah bicara soal survey apalagi sampai saya katakan survey PAHAM lebih tinggi dari MOR-HJP. Itu tidak benar. Banyak saksinya termasuk ada wartawan yang mendengar percakapan kami,” katanya.

Ditambahkan HJP saat berada di acara itu, salah seorang wartawan hendak menyampaikan informasi survey kepada Ai namun justru Ai yang melarangnya.

“Stop, torang bacarita di sini pertemanan saja,” pinta Ai kepada wartawan tersebut.

Menurut HJP, justru Ai yang mengatakan kepadanya bahwa hanya PAHAM dan Mor-HJP yang bersaing ketat.

“Ai katakan bahwa cuma torang dua (PAHAM dan MOR-HJP, red) yang bersaing, tapi saya katakan kompetisi masih berlangsung,” bebernya.

Pengusaha sukses ini menyebut Demokrat dan PAN sebagai pengusung MOR-HJP memiliki lembaga survey sendiri. Partai lainnya juga sudah melakukan survey paslonnya.

“Masing-masing partai punya survey sendiri terhadap paslonya. Kalau di survey internal Demokrat dan PAN, MOR-HJP sampai sekarang masih teratas. Walau demikian kami tak mau gembar-gemborkan karena masih bersifat internal. Makanya sangat aneh kalau saya mengakui paslon lain lebih kuat dari kami,” paparnya.

HJP yang juga Penatua PKB di wilayah Mapanget ini menyayangkan Ai yang adalah salah seorang calon melakukan politik tidak santun.

“Ai so terlalu banyak opini dan drama Korea. Harusnya sebagai kandidat kita memberikan pendidikan politik yang baik bagi warga Kota Manado, yaitu politik santun bukan politik kebohongan,” tandasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *