Fery Keintjem Peduli Bagi Warga Terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kota Manado

  • Whatsapp
KPU Tomohon

 

Fery Keintjem Pemilik Bahana Hotel

 

Daily Manado.com – Pengusaha muda Fery Keintjem SE.Ak sangat Peduli atas terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Manado sejak hari Sabtu (16/1/2021)

Ini terbukti Fery Keintjem SE Ak, pemilik Bahana Hotel yang ada di Kota Manado tepatnya di Kelurahan Malalayang ini secara spontan menggratiskan hotelnya bagi para korban yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, ini patut diapresiasi oleh masyarakat di kota Manado

Bahana Hotel Manado
“Saat terjadi bencana seperti ini, tidak semua harus menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kota Manado. Sebab bencana itu terjadi tanpa kita ketahui,” ucap Keintjem Senin (18/01/2021) kepada wartawan media online ini.

Menurut mantan Direktur PD Pasar Manado yang dikenal Vokal dan berani ini sayapun hanya ingin menyenangkan hati Tuhan dan melayani sesama manusia yang hidup didunia ini. Apalagi kita hidup disini ini hanya sementara saja karena semua kehidupan kita milik sang pencipta yang maha kuasa.

” Saya bisa dikategorikan orang susah yang gila atau the crazy poor. Dan merasa terpanggil untuk melayani sesama manusia yang sedang mengalami kesulitan dalam hidup.” tukasnya

Alumnus Fakultas Ekonomi Unsrat inipun menjelaskan, saya bukanlah tipe orang kaya raya, tapi orang yang ingin menjadi berkat bagi orang lain. Nah saat banyak orang kehilangan tempat tinggal karena bencana tanah longsor dan banjir kenapa tidak hotel ini saya persilahkan untuk para korban banjir dan tanah longsor untuk mereka tempati.

” Saya lakukan ini karena tergerak hati secara tulus untuk membantu mereka yang ditimpa musibah,’ tuturnya

Bukan hanya itu saja, dalam postingan Facebook, diapun mempersilahkan para korban bencana untuk menginap di hotelnya dengan meninggalkan nomor telpon yang dapat dihubungi 082372887777. Karena hotel itu terbuka untuk korban banjir atau tanah longsor. “Bisa datang dan tidur di sini. Tiga hari pun tidak mengapa. Nanti ada juga makan minum untuk kita bersama. Intinya torang saling membantu sesama manusia.” Pungkasnya.

Sekedar diketahui, akibat hujan deras yang mengguyur kota Manado disertai angin kencang menyebabkan banjir dan tanah longsor dan telah menelan korban hingga merenggut 6 jiwa meninggal dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *