Dispar Manado Menggelar Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Pariwisata

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Daily Manado.com – Dalam memajukan pariwisata dikota Manado, Maka Pemerintah kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata menggelar serta mensupport pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Pariwisata oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Bunaken Indonesia bertempat di Hotel Travelo, Rabu (21/04/2021)

Abdiel Badjen Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata diwakili Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Abdiel Bajen mengatakan  pentingnya sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja industri pariwisata di Kota Manado.

“Pemkot Manado dalam kapasitas ini mensupport penuh. Jadi semua usaha pariwisata di Kota Manado kita berikan edaran supaya mereka (tenaga kerja) dapat mengikuti kegiatan ini. Karena ini sangat penting bagi mereka, dimana uji kompetensi ini akan mensupport SDM, otomatis kualitas pelayanan yang ada di industri pariwisata pasti meningkat,ujar Abdiel.

Dirut LSP Pariwisata Bunaken Indonesia Prof.Dr Bet El Silisna Lagarense, MMTour

Sementara itu, Direktur Utama LSP Pariwisata Bunaken Indonesia, Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense, MMTour menjelaskan kegiatan yang didanai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini bertujuan untuk menciptakan SDM yang berkompeten di bidang pariwisata.

“Proses sertifikasi merupakan proses uji kompetensi sebagai pengakuan akan potensi SDM Pariwisata Indonesia,” ucapnya.

Dia mengatakan sertifikasi ini sangat penting bagi pekerja di industri pariwisata. Pasalnya sertifikat kompetensi ini dapat mempermudah mereka untuk mendapatkan pekerjaan di sektor pariwisata, tak hanya di seluruh daerah di Indonesia tapi juga hingga ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

“Sertifikasi kompetensi ini sangat penting. Sehingga itu Kemenpar dan Ekraf setiap tahun mendanai kegiatan ini,” tukasnya.

Ditambahkan, untuk tahun ini sertifikasi oleh LSP Pariwisata Bunaken Indonesia ini dilakukan 3 daerah di Sulut yakni Tomohon, Manado dan Minahasa Utara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *