Rakorev TEPRA Dilaksanakan Untuk Menjalankan Siklus Pembangunan Daerah

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Tomohon – Rapat Koordinasi Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Kabupaten/Kota Se-Sulwesi Utara,dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota,Kamis (18/7/19).

Walikota Tomohon Jimmy Eman mengatakan dimana Rakorev EPRA ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjawab tantangan serta kebutuhan dalam menjalankan siklus pembangunan di daerah.

Eman menambahkan,kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi dan mengoptimalkan peran dan fungsi Tim Evaluasi dan Pengawasan Anggaran (Tepra).

Walikota berharap,Tepra dapat menjadi sarana mempercepat penyerapan anggaran sesuai dengan perencanaan pembangunan, sehingga dapat memacu peningkatan akselerasi roda perekonomian serta kesejahteraan masyarkat dan dapat menjadi alat guna mempercepat penyerapan anggaran dan memastikan anggaran tersebut tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan serta dapat meminimalisir segala bentuk permasalahan dan hambatan yang menghambat penyerapan anggaran di kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Sementara itu,Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey,SE dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Prov Sulut Muhammad Mokoginta SE,MTP mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Biro Pembangunan Setda Prov Sulut dan Pemkot Tomohon atas sinergitas positifnya dalam mengupayakan terselenggaranya kegiatan ini.

“saya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta atas antusiasme yang ditunjukkan melalui kehadiran dalam kegiatan rapat koordinasi epra ini,” ujar Mokoginta.

Ditambahkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan cerdas, kreatif dan inovatif, terkait dengan percepatan realisasi penyerapan anggaran sekaligus menemukan solusi dari setiap hambatan dan kendala yang dihadapi, untuk itu mari terus sinergikan dan selaraskan langkah dalam pengelolaan percepatan penyerapan anggaran, baik ditingkat kabupatan/kota maupun provinsi, sehingga semakin terbuka jalan kita untuk membawa daerah ini menuju sulawesi utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.(Tya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *