Rapat Paripurna Mendengarkan Penjelasan Walikota Terhadap Ranperda APBD Tahun 2020

  • Whatsapp
KPU Tomohon

Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, mengikuti Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Mendengarkan Penjelasan Walikota Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon, di laksanakan di Ruang Sidang Kantor DPRD Tomohon, (26/8/19).

Ketua DPRD Ir. Miky J.L Wenur, MAP memimpin jalannya sidang di damping Wakil Ketua Caroll Senduk, SH dan Youddy Moningka, S.IP.

Paripurna ini dihadiri oleh para anggota DPRD Kota Tomohon, Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, M.Sc, seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se-Kota Tomohon.

Walikota mengatakan,Rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada kebijakan umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2020.

RKPD tahun 2020 ini telah disinkronisasi dengan prioritas pembangunan nasional maupun prioritas provinsi sulawesi utara.

APBD tahun anggaran 2020 pemerintah kota tomohon diupayakan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah sebagaimana telah tertuang pada kebijakan umum APBD tahun anggaran 2020, yaitu melalui upaya seperti :
• Pemulihan dan peningkatan ekonomi
• Mengupayakan tingkat inflasi yang terkendali
• Menyehatkan APBD
• Bersama-sama dengan kebijakan lainnya melakukan berbagai upaya terpadu untuk meningkatkan pencapaian indeks pembangunan manusia, mengurangi angka kemiskinan dan tingkat pengangguran,serta
• Mendukung pengembangan sistem ekonomi kerakyatan.
– Pengalokasian belanja daerah merujuk pada KUA tahun 2020, dimana kebijakan belanja ini

Lebih lanjut dikatakan Eman, rancangan APBD tahun anggaran 2020 ini pemerintah kota tomohon juga telah mengalokasikan dana untuk pelaksanaan pemilukada tahun 2020 melalui belanja hibah maupun melalui program dan kegiatan pada perangkat daerah terkait.

Walikota berharap kepada seluruh perangkat daerah untuk dapat kooperatif jika diperlukan, sehingga tahapan pembahasan dapat berjalan dengan lancar.(Tya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *